![]()

Sholehatun Nurlaeliyah Peserta Didik SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara yang lolos seleksi UM PTKIN 2021. Ia berjuang untuk lolos UM PTKIN hingga mengerjakan simulasi di atas atap rumah demi mendapatkan sinyal internet
smamuh4bara.sch.id. Menjadi peserta didik yang melanjutkan ke perguruan tinggi adalah impian mayoritas Peserta Didik SMA. Salah satu adalah anak anak SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara. Banyak kisah yang dapat diambil dari peserta didik SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara yang lolos dalam seleksi perguruan tinggi.
Salah satu peserta yang dapat di terima di Ujian Masuk PTKIN adalah Sholehatun Nurlaeliyah lulusan 2021 SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara. Leli, nama panggilan kelahiran Banjarnegara, 15 November 2003 yang memiliki hobi membaca novel adalah anak dari Bapak Riyadi dan Ibu Turahmi. Orang tuanya Yang bertinggal di Sidakangen RT02/RW 02 berprofesi sebagai pedagang ikut membantu proses tumbuh kembang leli sehingga menjadi pejuang yang bersaing bersama anak-anak sebaya untuk dapat di terima di perguruan tinggi pilihannya.
Sebagai yang dituturkannya, Leli terkenang menjalani proses pendidikan di SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara diantaranya adalah sholat Dhuha berjamaah sebagai salah satu pembiasaan yang diterapkan di lingkungan SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara setiap pagi sebelum KBM. Dara yang aktif di kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathon dan PMR di hari Jum’at dan Sabtu ini memiliki kisah heroik terkait lolos UM PTKIN.
Berikut ini sepenggal kisah Leli bagaimana ikhtiarnya dapat lolos di PTKIN. Berawal informasi dari sekolah mengenai pendaftaran UM PTKIN, saya, beberapa hari kemudian, memutuskan untuk mengikuti tes UM PTKIN. Saya tertarik salah satu jurusan yang ada di PTKIN, lalu saya mencari informasi tentang UM PTKIN dan saya masuk grup telegram yang berisi pejuang UM PTKIN seluruh Indonesia. Saya mendapat banyak informasi mengenai UM PTKIN dan materi yang akan diujikan dalam tes UM PTKIN dari grup telegram. Tes seleksi di adakan di rumah masing-masing karena Situasi Pandemi Covid-19 melalui aplikasi SEE UM PTKIN.
Sebelum ujian Peserta UM PTKIN mengikuti simulasi, salah satu peserta adalah saya yang mendapatkan jadwal sesi 5 pada hari Selasa 18 mei 2021 jam 10.20 – 12.30. saya mengerjakan simulasi di atap rumah demi mendapatkan sinyal. Saya nervous karena takut tiba-tiba sinyal hilang. Saya mendapatkan teguran dari panitia lokal karena sekeliling saya banyak suara anak-anak yang sedang bermain. Saya memutuskan untuk mengerjakan tes seleksi di sekolahan. Saya baru belajar materi UM PTKIN berbekal ebook dari grup telegram dari kakak universitas. Saya mengikuti try out dan latihan soal yang ada di group telegram.
Hari Selasa, 25 Mei 2021 di Laboratoriumnya Komputer SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara saya mengerjakan ujian dengan sungguh-sungguh. Saya menyuap mental di hari pengumuman, Kamis 17 Juni 2021 pukul 13.00. Saya sengaja tidak membuka pada jam itu karena server dapat down karena terlalu banyak yang ingin melihat, saya memutuskan untuk tidur. Ba’dha ashar perasaan saya tidak enak dan rasa takut itu semakin menjadi tapi saya kuatkan diri untuk bukan pengumuman. Alhamdulilah, saya lolos di IAIN Pekalongan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan PGMI.
Itulah sepenggal cerita Leli lolos di UM PTKIN 2021 yang berharap ketika memasuki kuliah akan menjalani studi dengan baik hingga wisuda dan dapat menjadi contoh adik kelas dan mampu membawa nama baik almamater SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara. Ia bercita-cita ingin menjadi pendidik sesuai dengan bidang studi yang dipilihnya. Pada awalnya, pribadinya yang introvert menyebabkan ia mengalami kesulitan dalam memilih jurusan. Kerjasama SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara dengan ruang guru mengadakan tes minat dan bakat membantunya dalam memilih jurusan yang ia minati. Kondisi keluarga membuat ia menjadi anak yang prihatin, “Saya terlahir dari keluarga yang biasa, bapak saya yang bekerja serabutan dan ibu pedagang di pasar membuat saya harus prihatin,” terangnya.
Kesannya bersekolah di SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara adalah mendapatkan ilmu dan motivasi untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Ia berharap semoga SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara semakin maju dan berkembang. Slk