![]()

4 Guru SMA Muhamka Peserta Bimtek "Penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam Desain Pembelajaran Interaktif”
Kalibening – Dalam rangka menjawab tantangan era digital dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara mengutus empat orang gurunya untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) “Penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam Desain Pembelajaran Interaktif”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada Senin dan Selasa, 13-14 Oktober 2025, di SMA Cokroaminoto Banjarnegara.
Atas instruksi langsung Kepala Sekolah, Solikhin, S.E., S.Th.I., berdasarkan surat pemberitahuan dari Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa tengah keempat guru yang ditugaskan adalah Muamanah, S.Pd., Gr., Vivi Amalia Vionita, S.Pd., Adenesa Hafidz Al Rabani, S.Pd., serta Muhammad Hanif Al Fatah, S.Pd., Gr. Mereka dipilih untuk mengikuti pelatihan intensif ini guna membawa inovasi terbaru ke dalam kelas.
“Penguasaan teknologi, khususnya Kecerdasan Artifisial (KA), adalah sebuah keharusan bagi pendidik di abad 21. Melalui bimtek ini, kami berharap para guru dapat menciptakan media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi Z,” ujar Solikhin menegaskan pentingnya partisipasi dalam kegiatan tersebut.
Bimtek ini menghadirkan materi yang komprehensif dan aplikatif, dirancang untuk membekali peserta dari dasar hingga mampu memproduksi media pembelajaran berbasis AI. Beberapa materi inti yang diterima oleh para guru antara lain:
Prinsip Desain untuk media pembelajaran.
Teknik Dasar Media Pembelajaran Interaktif.
Pembuatan Naskah dan Aset dengan bantuan KA.
Pengenalan & Eksplorasi Implementasi KA pada Multimedia Interaktif.
Praktik Langsung Desain Media Interaktif.
Finalisasi dan Presentasi karya.
Pembuatan Rencana Pelaksanaan Media (RPM).
Melalui rangkaian materi ini, para peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan media interaktif dengan memanfaatkan teknologi AI. Hal ini diharapkan dapat merevolusi cara mengajar, membuat siswa lebih aktif dan mudah memahami materi yang kompleks.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami belajar bagaimana AI dapat meringankan pekerjaan administratif desain dan memfokuskan energi pada pengembangan konten yang kreatif dan esensi pembelajaran. Kami tidak sabar untuk menerapkannya di SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara,” tutur Muamanah, S.Pd., Gr., mewakili tim guru yang hadir.
Dengan diikutinya bimtek strategis ini, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pendidikan. Langkah ini diharapkan dapat memacu semangat guru-guru lainnya dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis, modern, dan menyenangkan bagi seluruh siswa. NLt