![]()
Salah satu siswa sedang absen dimesin finger print
Kamis_26/9/2019-Setiap pagi sebanyak 350 siswa SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara melakukan antrian absen elektronik sholat, di awali dari pagi hari, sholat dhuha, sholat dhuhur, dan sholat ashar, sekaligus absensi pulang.
Rutinitas baru ini sudah berjalan selama dua minggu, 99% berjalan lancar. Hasil rekap dari absensi ini akan diambil pada hari jum’at setiap minggunya sebagai bahan evaluasi dan laporan untuk orang tua dan bahan penilaian pelajaran ahlaq dan ibadah di sekolah.
Melatih karakter disiplin dalam ibadah siswa SMA Muhamka diawali dari pembiasaan, lama kelamaan menjadi kebiasaan dan muncul keikhlasan, ada sebuah istilah yang mengatakan bisa karena biasa, biasa karena kebiasaan. Di awali dari semanngat pagi anak datang ke sekolah, di sambut bapak ibu guru, di pintu gerbang, bersalaman, dan langsung menuju masjid, masjid sebagai rumah Allah,untuk mencari ketenagan hati dan kejernihan berfikir, dengan siraman air wudhu , dan dzikir asmaul khusna membuat anak lebih siap untuk menuntut ilmu. Efek dari sholat dzuha ini anak akan lebih tertip untuk berangkat awal di sekolahan karena, jam tujuh pagi mereka harus sudah di sekolahan dan jam tujuh lima menit bersama sama melakukan sholat dhuha.
Efek yang lain dari sholat di masjid testimoni mereka mengatakan ada energi semangat menuntut ilmu, mendapat ketenangan jiwa, kejernihan berfikir, di mudahkan dalam segala urusan dunia maupun di akhirat.
Semoga dengan ikhtiar ini bisa membentuk karakter siswa yang rajin dan disiplin dalam beribadah, sehingga visi misi sekolah yaitu membentuk generasi yang berakhlak mulia dapat terwujud.