![]()

Foto Kegiatan Tes Seleksi Calon Tenaga Pendidik
Kalibening, 7 Juli 2025 – SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara melaksanakan tes seleksi calon guru untuk mata pelajaran Sosiologi, Bimbingan Konseling (BK), dan Informatika pada Senin (7/7/2025). Rekrutmen ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya jumlah siswa di tahun pelajaran 2025/2026, sehingga sekolah membutuhkan tambahan tenaga pendidik guna memastikan layanan pendidikan yang optimal bagi peserta didik.
Manajemen sekolah telah berkoordinasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kalibening untuk mempercepat proses rekrutmen guna mengatasi kekurangan guru. Kepala SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara menyatakan, “Peningkatan jumlah siswa mengharuskan kami segera menambah tenaga pengajar yang kompeten dan berdedikasi tinggi. Dengan demikian, kualitas pembelajaran tetap terjaga.”
Tes seleksi yang dilaksanakan meliputi:
1. Tes Kompetensi (tes tertulis, menguji penguasaan materi bidang studi dan pengetahuan umum)
2. Tes Ibadah dan Baca Tulis Al-Qur’an (menilai kompetensi keagamaan)
3. Tes Wawancara (menggali motivasi dan visi calon guru)
4. Tes Microteaching (menguji kemampuan mengajar di kelas)
Dari total 7 pendaftar (2 calon guru Sosiologi, 4 guru Informatika, dan 1 guru BK) yang melalui dua jalur yaitu jalur rekrutmen terbuka dan jalur pendaftar umum, sebanyak 6 orang hadir mengikuti seleksi. Panitia berharap proses ini menghasilkan guru-guru terbaik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkomitmen mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan.
“Kami mencari pendidik yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki semangat pengabdian untuk memajukan pendidikan Muhammadiyah,” ucap Farida Dwi Lagawati, S.Pd., Gr. Waka Kurikulum SMA Muhamka. Hasil tes diumumkan dalam waktu dekat, dan guru terpilih diharapkan segera bergabung mempersiapkan tahun ajaran baru.
Dengan penambahan tenaga pendidik ini, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara optimis dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih baik dan mendukung visi sekolah sebagai lembaga pendidikan unggulan di wilayahnya. NLt.