![]()

Anak-anak sedang prepare kegiatan setibanya di lokasi kegiatan didampingi oleh guru dan pembina Jurnalistik SMA Muhamka. Sabtu – Ahad, (28-29/9/2024)
smamuh4bara.sch.id. Pada Sabtu, 28 Oktober 2024, SMA Muhamka menggelar kegiatan Reorganisasi Ekstrakurikuler Jurnalistik di Bukit Skuter, Dieng, Banjarnegara. Acara ini dihadiri oleh pendamping, pembina, serta beberapa dewan guru yang setia mendampingi para siswa sepanjang kegiatan. Dengan suasana yang sejuk dan penuh semangat, para siswa menunjukkan antusiasme mereka dalam setiap rangkaian acara.
Kegiatan reorganisasi ini menjadi momentum penting bagi tim Jurnalistik SMA Muhamka, bukan hanya untuk pergantian pengurus, tetapi juga peluncuran majalah sekolah “Gritif” edisi keempat. Pada edisi kali ini, tema “Merdeka Belajar di SMA Muhamka” diangkat sebagai cerminan semangat literasi yang terus berkembang di kalangan siswa. Peluncuran majalah ini menjadi bukti nyata hasil karya para siswa yang terus berinovasi di bidang literasi.
Dalam sambutannya, kepala sekolah mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah berhasil menerbitkan majalah sekolah untuk keempat kalinya. Ia juga menyampaikan harapannya agar pengurus baru dapat melanjutkan tradisi kreatif, inovatif, dan aspiratif yang telah dijaga oleh pengurus sebelumnya. Harapan besar disematkan kepada generasi baru untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan literasi sekolah.
Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi para siswa dalam mempersiapkan masa depan yang lebih cerah. Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas yang terjalin selama kegiatan, diharapkan siswa dapat membawa semangat juang tersebut ke dalam setiap aspek kehidupan mereka di masa yang akan datang.
Kepala sekolah mengucapkan terimakasih kepada pembina dan pendamping kegiatan serta seluruh dewan guru yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Majalah Gritif Edisi Keempat hasil karya Jurnalistik SMA Muhamka mengangkat tema Merdeka Belajar SMA MUHAMKA pembina guru bahasa indonesia Bapak Andi Jantoko, Ibu Nurlatif dan Ibu Fatimatu Sa’diyah.