![]()

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bapak Sobri dan majelis dikdasmen Bapak Suwarjo bersama dewan juri menunggu di ruang transit diLdi Biologi sesaat sebelum pembukaan. (23/12/21)
smamuh4bara.sch.id Lomba Tahfidz SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara dan MBS Kalibening, dalam rangka merayakan milad Muhammadiyah ke 103 PCM Kalibening di adakan pada hari Kamis, 23 Desember 2021 di kampus SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banjarnegara Bapak Drs.H. Sobri ditemani oleh Ketua Majelis Dikdasmen Bapak H. Suwarji,S.A.g,M.Pd menghadiri acara tepat waktu. Sesampainya di lokasi lomba para tamu menunggu di ruang transit bersama dengan jajaran tokoh Muhammadiyah lainnya baik dari daerah maupun cabang, diantaranya Ust. Wahyudin, Ust. Hidayanto, Ust. Wagiyo, Ust. Pono, Ust. Rofi, dan tamu undangan lainnya dari Ortom, AUM dan sponsorship.
Selain para tamu undangan tim dewan juri hadir dan melaksanakan brifieng di meeting room untuk persiapan teknis lomba yang dikoordinatori oleh Ust. Imam Arifin Alhafidz. Para juri terdiri dari sembilan orang yaitu Ust. Imam Arifin Alhafidz, Ust. Joko Prasetyo, Ust. Bachtiar,LC, Ust. Riyan, Ust. Toyib, Ust. Ali Mualif, Ustadzah Zulfi, Ustazdah Tutuah,Ustadzah Maesaroh.
Acara seremonial dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya. Sambutan pertama dari PCM Kalibening Bapak Pono. Beliau menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah silaturahmi dan pembinaan para peserta didik meminati hafidz Qur’an. PCM mewakili panitia melaporkan peserta lomba tahfidz sebanyak 73 peserta terdiri dari 15 SMP dan 14 Mts. Dalam pesannya Bapak Pono meningkatkan silaturahmi dan menjalin Ukhuwah Islamiyyah serta dalam pelaksanaan, dewan juri seobyektif mungkin dalam memberikan penilaian.
PDM Banjarnegara, Bapak Sobri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PCM Kalibening dan SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara yang mengadakan lomba Tahfidz SLTP Se-Banjarnegara. Ia memotivasi kepada peserta lomba bahwa para khafidz akan dimuliakan dan ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT. “Jadilah dokter yang khafidz, jadilah polisi yang khafidz, jadilah politisi yang khafidz. Hifdzul Qur’an bukan sekedar menghafal saja tetapi menjaga juga menjaga nilai-nilai (mengamalkan) yang terkandung di dalam Al Qur’an. Lomba ini bagian dari menjaga Al Qur’an ,” pesannya.
Sebelum peresmian ia mengingatkan melalui kisah pesan dari gurunya Imam Syafi’i bahwa Cahaya Allah SWT tidak akan diberikan kepada orang-orang yang banyak maksiat, sehingga sulit Al Qur’an terjaga di dalam diri. Pesan terakhir kepada para pendamping dan peserta lomba adalah ikhlas dalam mengikuti lomba karena Allah SWT.
Acara pembukaan iniĀ di siarkan melalui cahannel YouTube streaming dengan link live streaming pembukaan lomba tahfidz
Slk