• 085291991766 TU
  • info@smamuh4bara.sch.id
  • Jl. Raya Kalibening No. 75 Kec. Kalibening, Kab. Banjarnegara

Hubungi Kami(+62) 813 9107 7011 KS

Alamat SekolahJl. Raya Kalibening No. 75 Kec. Kalibening, Kab. Banjarnegara

Bendera Tak Berkibar, Nilai Kewargaan Justru Menguat di SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara

Loading

Upacara Bendera Hari Senin Tanggal 8 September 2025

Upacara bendera setiap hari Senin di SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara selalu menjadi momen penting dalam membangun kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa cinta tanah air. Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini melibatkan seluruh siswa, guru, dan staf sekolah dalam suasana yang khidmat. Pada Senin, 8 September 2025, sekolah kembali menggelar upacara bendera dengan penuh semangat, meskipun terdapat kendala teknis saat pengibaran bendera.
Pada saat prosesi pengibaran, tali pengerek bendera mengalami gangguan sehingga bendera tidak dapat ditarik naik. Kondisi tersebut sempat membuat suasana hening dan menegangkan, mengingat momen ini merupakan bagian sakral dalam upacara. Namun, pasukan pengibar bendera tetap tegar dan profesional dengan tetap berada di posisinya. Mereka menunjukkan sikap disiplin, tidak meninggalkan barisan, dan menjaga kekhidmatan upacara hingga akhir.
Tindakan tersebut justru menjadi pelajaran berharga bagi seluruh peserta upacara. Pembina upacara, Ibu Winda, menjadikan kejadian ini sebagai materi pembelajaran tentang muatan kewargaan yang termasuk dalam delapan dimensi Profil lulusan. Ia menekankan bahwa dalam setiap keadaan, diperlukan sikap tenang, tanggung jawab, serta kesediaan untuk menjaga kehormatan simbol negara.
Peserta upacara pun diminta untuk memberikan apresiasi kepada petugas pengibar bendera yang telah menunjukkan keteguhan hati dalam menghadapi kendala. Meskipun bendera tidak dapat berkibar sebagaimana mestinya, sikap disiplin dan konsistensi petugas menjadi contoh nyata nilai ketangguhan. Situasi ini menunjukkan bahwa makna upacara tidak hanya pada prosesi seremonial, tetapi juga pada sikap dan karakter yang ditunjukkan oleh para peserta.
Lebih lanjut, pembina upacara mengingatkan bahwa kejadian serupa bisa saja terjadi pada upacara berikutnya. Oleh karena itu, petugas upacara selanjutnya diharapkan mampu mengambil langkah serupa, yaitu tetap menjaga posisi, sikap, dan wibawa, meskipun menghadapi hambatan teknis. Hal ini merupakan bentuk latihan nyata dalam membangun karakter yang sabar, sigap, dan penuh tanggung jawab.
Dengan demikian, upacara bendera di SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara pada Senin, 8 September 2025, menjadi momen yang tak hanya penuh makna, tetapi juga memberikan pembelajaran langsung bagi seluruh siswa. Kendala yang muncul justru menjadi penguat nilai kebersamaan, penghormatan terhadap simbol negara, serta penguatan 8 Dimensi Profil Lulusan. Dari sini, siswa belajar bahwa setiap tantangan adalah kesempatan untuk menunjukkan karakter terbaiknya. Slk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *