![]()

Foto SMA Muhamka dulu dan sekarang
09/03/2025 – SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, yang lebih dikenal dengan sebutan SMA Muhamka (Muhammadiyah Kalibening), merupakan salah satu lembaga pendidikan menengah atas yang berdiri di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah. Sekolah ini terletak di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, sebuah daerah pegunungan dengan ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut yang terkenal dengan hawa sejuk. Berdiri sejak tahun 1990, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara telah melalui perjalanan panjang dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan menanamkan nilai-nilai keislaman serta kemuhammadiyahan.
Latar Belakang Pendirian
Pendirian SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat Kalibening pada tahun 1990-an. Saat itu, banyak anak lulusan MTs dan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, tetapi belum ada sekolah menengah atas yang didirikan oleh pemerintah di daerah tersebut. Melihat kondisi ini, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kalibening mengambil inisiatif untuk mendirikan sebuah SMA guna memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat.
Berdasarkan surat izin operasional dari Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan nomor 322/103/I/1990, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara resmi didirikan pada tahun 1990. Tokoh-tokoh penggagas dan pendiri sekolah ini antara lain Sumpono (Ketua), Rubadi (Wakil Ketua), Ahmad Johar (Sekretaris 1), Yutomo (Sekretaris 2), Burhan (Bendahara 1), Agus Riyanto (Bendahara 2), serta anggota-anggota lain seperti Muh. Suwarno, Supriyadi, Abdul Manan, Rohan, Sohibulyamin, Tahmid HST, Sutikno, dan Abdul Kholid.
Awal Berdirinya dan Peresmian
Pada awal berdirinya, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara menggunakan gedung MTs lama atau Gedung PGA Muhammadiyah yang terletak dekat Masjid Baitul Kiblat. Hal ini dilakukan karena bangunan sekolah yang baru belum selesai dibangun. Baru pada tanggal 24 Robiul Awal 1413 H atau 21 September 1992 M, Bupati Banjarnegara saat itu, Bapak Nurachmad, meresmikan enam lokal bangunan sekolah yang dibangun di atas tanah wakaf dari warga setempat. Setelah bangunan selesai, sekolah pun pindah ke lokasi baru yang hingga kini menjadi tempat berdirinya SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara.
Perkembangan dan Pembangunan
Seiring berjalannya waktu, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara terus melakukan pembangunan dan pengembangan sarana prasarana. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibentuklah Panitia Pengembangan SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara. Panitia ini diketuai oleh Sumpono, dengan anggota-anggota seperti Supriyadi, Muh. Suwarno, Drs. Amin Maksun, Drs. Ali Nur Afif, H. Supriyanto, dan tokoh-tokoh lainnya. Berkat kerja keras panitia dan dukungan masyarakat, sekolah ini terus berkembang hingga memiliki fasilitas yang memadai sesuai standar nasional pendidikan.
Kepemimpinan dan Prestasi
Selama 35 tahun perjalanannya, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara telah dipimpin oleh tiga kepala sekolah. Pertama, Drs. Amin Maksun yang memimpin dari tahun 1990 hingga 2002. Kemudian, kepemimpinan dilanjutkan oleh Drs. Ali Nur Afif dari tahun 2002 hingga 2015. Sejak tahun 2015 hingga sekarang, kepemimpinan sekolah dipegang oleh Solikhin, S.E., S.Th.I. Di bawah kepemimpinan mereka, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang berprestasi.
Inovasi dan Program Unggulan
Pada tahun 2017, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara menggagas program Boarding Class dan mendirikan Pondok Pesantren MBS Kalibening. Program ini bertujuan untuk mewujudkan visi sekolah yang mengintegrasikan pendidikan formal dengan pendidikan agama. Pondok pesantren ini fokus pada program tahfidzul qur’an dan pendalaman bahasa Arab. Sejak diluncurkan pada tahun 2018, program ini telah menarik minat banyak siswa, dengan jumlah santri awal sebanyak 13 orang.
Perkembangan zaman selalu menuntut inovasi, selain Entrepreneur School yang menjadi jargon saat ini ada dua program baru yang menjadi fokus, yaitu program kelas khusus olah raga yang merupakan pengembangan dari kelas sepakbola di tahun sebelumnya dan kelas khusus Bahasa arab dengan menggadeng Ma’had Al Imam Malik Universitas Muhammadiyah Purwokerto sebagai rujukan kurikulum.
Kontribusi untuk Masyarakat
SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat Kalibening. Pelayanan pendidikan yang diberikan tidak terbatas pada kalangan dan daerah tertentu saja, seluruh masyarakat umum yang telah lulus dari MTs/ SMP bisa mendapatkan akses Pendidikan di SMA Muhamka. Beberapa alumni juga telah menunjukkan peran dan kiprahnya di masyarakat baik di Kalibening maupun di luar Kota ada yang menjadi guru, dosen, pegawai, pejabat, pengusaha, petani, buruh serta profesi lain yang tak dipungkiri pernah mengenyam pendidikan di SMA Muhamka.
Masa Depan SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara
Setelah 35 tahun berdiri, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara terus berkomitmen untuk menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berkarakter. Sekolah ini akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat bersaing di era globalisasi. Dengan semangat kemuhammadiyahan, SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara siap mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara adalah bukti nyata dari peran Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Melalui perjalanan panjangnya yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Kalibening dan sekitarnya, serta terus berupaya menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan berintegritas. NLt