![]()
Rapat Koordinasi PCM Kalibening di Rumah Bapak H. Erdi
smamuh4bara.sch.id. Hari ini (29/1/2020) saya terdorong untuk menulis catatan ringan berkaitan dengan dinamika Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kalibening. Bisa juga catatan ringan ini sebagai sebuah berita yang perlu kita ketahui bersama sebagai catatan sejarah perkembangan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kalibening, dimana saya ikut menyelami dinamika perkembangan tersebut.
Saya selalu berusaha untuk merekam segala yang terjadi dalam bentuk catatan. Saya tidak tahu catatan atau tulisan ini berguna atau tidak untuk generasi berikutnya. Karena, hidup adalah sementara, dan saya juga tinggal sementara. Tetapi setiap dinamika saya abadikan dalam bentuk tulisan, siapa tahu bermanfaat dan berguna untuk generasi berikutnya.
Tulisan dan catatan saya bersifat subjektif dari diri saya, oleh karena itu kroschek sangat diperlukan ditengah keterbatasan dan kemampuan saya, yang mengambil butiran-butiran hikmah dalam perjalanan hidup saya kepada semua obyek yang Alloh SWT tampakan kepada diri saya.
Tulisan ini saya beri judul Wakaf Yu Murah. Saya hanya berdoa semoga beliau Yu Murah selalu mendapatkan limpahan barokah dan amal jariyahnya diterima disisiNya. Hari sabtu saya mendapat undangan dari PCM Kalibening acara Rapat yang akan dilaksanakan dirumah Bapak H. Erdi membahas tentang wakaf tanah Yu Murah pada hari Ahad, 19 Januari 2020.
Saya melihat para hadirin Bapak H. Wagio, Bapak Pono, Bapak H. Supriono, Bapak H. Rofianto, Bapak Kades baru Kalibening Ust. Hidayanto, Bapak Sulkhan, Bapak Noto Listanto, Bapak H. Kholid, Bapak Ali Muakif dan dua orang utusan pewakaf, salah satunya Bapak Anto. Ditengah-tengah acara rapat, tuan rumah dalam kondisi sakit. Ini menjadi pelajaran yang luar biasa bagi diri saya tentang sebuah perjuangan da’wah agama islam dalam wadah Muhammadiyah. Meski dalam keadaan sakit, tidak menghentkan niatnya dalam memperjuangkan agama Islam, khususnya di kalibening.
Agenda utama pertemuan ini adalah menerima ikrar wakaf yang dinyatakan oleh Yu Murah diforum tersebut. Ikrar pun dilakukan secara online, menggunakan media Handphone. Ust. Hidayanto yang meng-Call beliau Yu Murah yang berlokasi di Palu Sulawesi. Komunikasi via HP berjalan dengan lancar. Ikrar terdengar dengan jelas. Ini menjadi angin segar bagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kalibening dimana sedang menggarap pengembangan Pondok Pesantren Bumi Syahadat MBS Kalibening.
Ditengah kesulitan yang sedang dihadapi dalam mengembangkan pondok pesantren di Kalibening, solusi tiba-tiba muncul. Ada malaikat-malaikat yang membantu. Ada pribadi-pribadi manusia yang tidak kelihatan, berjuang dibelakang semua ini. Mereka memiliki mimpi yang sama tentang mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Cita-cita besar inilah, menjadi salah satu wasilah sumber energy dari yang maha memiliki energy.
Dalam wakaf mewujudkan pondok pesantren di lingkungan kampus SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara, sebelum Yu Murah ada Bapak H. Suprianto, seorang pengusaha emas dan sedang mendirikan pom bensin di Kalibening. Beliau telah mewakafkan tanahnya yang berlokasi di dusun Banurejo seluas kurang lebih tiga ribu meter persegi. Beliau sangat rindu kelahiran pondok pesantren di Kalibening.
Kita berharap kepada Alloh swt, semoga para pejuang diberikan keikhlasan dan kekuatan untuk mewujudkan cita-cita berdirinya pondok pesantren di Kalibening. Semoga Alloh swt selalu memberikan petunjuk dan keridhoan kepada para hamba-hambanya yang berjuang di jalanNya.