![]()

Foto bersama setelah uji beasiswa tahfidz SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara bersama peserta didik, penguji, pembina rohis dan Kepala sekolah
smamuh4bara.sch.id. SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara melaksanakan ujian beasiswa tahfidz bagi peserta didik yang mengajukan program beasiswa tahfidz. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan program dan perencanaan pada libur semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Hari Selasa, 6 Juli 2021adalah uji tahfidz pertama dalam mewujudkan program. Ibu Ida selaku rohis SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara mengkoordinir kegiatan ini. Ust Imam Arifin Al hafidz selaku penguji hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pelaksanaan yang rencananya di masjid KH Ahmad Dahlan berpindah ke meeting room.
Meberapa anak yang menunggu di waiting room sedang menunggu giliran untuk di panggil. Mereka adalah generasi penghafal Al Qur’an SMA Muhammadiyah 4 Banjarnegara. Ini adalah pelaksanaan uji tahfidz pertama yang sudah direncanakan sejak satu tahun yang lalu. Sayup-sayup terdengar suara peserta didik melantunkan ayat-ayat Al Qur’an yang di minta oleh sang penguji. Sebagian anak bersuara rendah dan sebagainya bersuara tinggi. Apapun nada suara, apabila ayat-ayat Al Qur’an yang disuarakan tetap nikmat didengarkan.
Semua warga sekolah menyambut ujian ini. Semua warga sekolah mengharapkan keberkahan dari Allah SWT melalui program beasiswa tahfidz. Program ini memiliki harapan diantaranya adalah cinta Al Qur’an. Program ini dibuat khusus untuk para peserta didik yang minat dalam menghafal Al Qur’an. Ibu Ida selaku rohis mencoba hal baru dalam meningkatkan kemampuan para penghafal Al-Qur’an. Lebih dari sekedar beasiswa yang diberikan kepada peserta didik adalah orang tua dapat menikmati anak anak mereka menjadi anak yang cinta Al Qur’an.
Uji tahfidz ini diikuti oleh peserta didik program reguler dan program tahfidz yang di kelola oleh MBS Kalibening. Sekolah tidak membeda-bedakan dalam memberikan beasiswa. Apakah peserta didik di program reguler atau di program tahfidz sekolah, mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa. Sekolah berharap kepada orang tua untuk terus memantau putra putrinya dalam menghafal Al-Qur’an di tengah Pembelajaran daring.
Setelah kegiatan uji tahfidz selesai, pihak penguji, Ust Imam Arifin Al hafidz dengan pihak sekolah diwakili oleh kepala sekolah, Bapak Solikhin dan rohis SMA, Ibu Ida Khamidah berdiskusi lebih lanjut untuk meningkatkan pembinaan program tahfidz sekolah. Ada beberapa solusi yang dapat ditindaklanjuti diantaranya adalah program pelatihan secara bertahap dari tahsin hingga ke tahapan tahfidz. “Memang tidak mudah untuk mewujudkan program secara ideal, tetapi dengan dilakukan secara bertahap, step by step, insyaallah akan menuju kesempurnaan,” motivasi Ust Imam Arifin.Slk
