• 085291991766 TU
  • info@smamuh4bara.sch.id
  • Jl. Raya Kalibening No. 75 Kec. Kalibening, Kab. Banjarnegara

Hubungi Kami(+62) 813 9107 7011 KS

Alamat SekolahJl. Raya Kalibening No. 75 Kec. Kalibening, Kab. Banjarnegara

MASTER PENDENGAR

Loading

*MASTER PENDENGAR*

Semua skill membutuhkan pelatihan untuk terampil. Apapun skillnya. Saya hidup di pedesaan. Ciri khas dari pedesaan adalah pertanian. Sebagaimana umumnya petani, setiap petani memiliki alat seperti cangkul dan sabut.

Untuk berlatih memegang cangkul dan cara menggunakan cangkul yang baik, saya belajar dengan petani. Dalam proses menanam dan merawat tanaman, saya konsultasi kan ke petani juga.

Menulis adalah keterampilan yang bagi banyak orang merupakan pekerjaan sulit dan tidak diminati. Termasuk diri saya, andaikata tidak ikut lebur di komunitas IRo Society, kegiatan menulis hanya kenangan masa lalu. Yah… Dulu pernah menulis.

Seperti dua gambar dalam satu keping mata uang. Membaca adalah sisi dimana seseorang yang memiliki kegemaran menulis. Yang saya kenal, orang yang gemar menulis pasti senang membaca, tetapi orang yang senang membaca belum tentu senang menulis. So…. Menumbuhkan budaya menulis lebih sulit daripada menumbuhkan budaya membaca.

Sebagaimana tentang baca tulis yang diibaratkan dua gambar dalam satu keping mata uang. Berbicara dan mendengar dua sisi yang selalu berhadapan. Seseorang yang berbicara harus ada pendengar, sebaliknya seseorang yang mendengar harus ada objek suara.

Melatih diri untuk menjadi pembicara itu banyak tempatnya. Jasa pelatihan publik speaking ada dimana-mana. Karena memang penting untuk memiliki keterampilan berbicara. Yang sedikit sekali disinggung adalah keterampilan mendengar.

Keterampilan mendengar sangat penting terutama bagi para pemimpin, bukan peserta seminar. Keterampilan mendengar menjadi jalan seseorang memahami objek. Ketika ada orang yang berbicara, seorang pendengar harus fokus panca indernya. Tidak sedikit, dalam rapat atau komunikasi, mendengar sambil bermain HP. Mungkin itu bisa bagi sedikit orang, tetapi tidak etis.

Selain fokus panca indera, yang tidak kalah pentingnya adalah keterbukaan pikiran kita. Jika pikiran tertutup, maka akan sulit untuk mendengar. Kemauan membuka pikiran diri mendengarkan semua orang, baik atasan maupun bawahan sebagai jalan master pendengar. Bisa saja ada orang yang mengatakan, “ah itukan bawahan saya. Ah itukan bukan pejabat.” maka apa yang sedang dikatakan seseorang menjadi sulit untuk didengar. Dalam bahasa lain, masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Selamat mencoba…..

 

Kalibening, 9 April 2020_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *